Paspampres Viral! Aniaya Pemuda Aceh Hingga Kehilangan Nyawa

Saat ini seluruh masyarakat di tanah air sedang dihebohkan dengan sebuah berita yang sangat amat mengherankan sekaligus memprihatinkan. Dimana berita ini termasuk berita penculikan dan penganiayaan yang melibat 3 anggota TNI. Ketiga anggota TNI ini terlibat dalam dugaan penghilangan nyawa seorang pemuda asal Aceh dan beritanya sangat amat menyebar dengan pencarian Paspampres Viral.

Banyak sekali orang yang penasaran dan ingin tahu bagaimana kronologi di dalam dugaan penghilangan nyawa seorang pemuda tersebut. Maka dari itu pencarian di dalam internet ini sangat amat banyak. Pokoknya kamu bisa mendapatkan banyak sekali informasi menarik yang terkait dengan berita yang termasuk ke dalam jajaran paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden).

Kalau kamu sudah penasaran bisa langsung saja ikuti pembahasan yang disediakan dalam artikel saniter.co.id. Semua informasi yang disediakan dalam artikel ini sangat lengkap dan juga menarik untuk kamu ketahui seputar berita yang menghebohkan ini.

Motif Penganiayaan & Penghilangan Nyawa Pemuda Aceh Oleh Paspampres Viral

Motif-Penganiayaan-&-Penghilangan-Nyawa-Pemuda-Aceh-Oleh-Paspampres-Viral

Mendapatkan berbagai berita tentang semua kejadian yang ada di dunia ini memang sangatlah mudah. Apalagi dengan bantuan kemajuan teknologi, kamu akan bisa mendapatkan seluruh informasi dengan sangat mudah. Informasi ini bisakamu dapatkan dengan sangat amat cepat.

Karena memang setiap berita kejadian yang ada di seluruh dunia ini menyebar dalam waktu yang sangat singkat. Maka dari itu tidak heran kalau sekarang ini kami bisa menemukan banyak sekali berita yang berasal dari seluruh dunia dengan sangat cepat. Memang tidak heran kalau setiap kejadian yang ada di berbagai belahan dunia bisa diketahui dengan sangat amat cepat.

Nah kalau begitu bagi kamu yang ingin melakukan kegiatan penyimakan terhadap semua berita yang ada di dalam dunia ini. Kamu bisa mendapatkannya melalui internet, karena internet akan memberikan banyak sekali berita secara lengkap. Seperti yang beberapa waktu belakangan ini menghebohkan seluruh warga negara Indonesia.

Dimana kamu pasti mengetahui semua berita terkait dengan Paspampres Viral yang menganiaya pemuda aceh. Dikabarkan dalam dugaan ini ada keterlibatan tiga anggota TNI yang menjadi pelaku dalam penculikan dan penganiayaan tersebut. Hingga saat ini berita ini menjadi salah satu berita yang sangat trending.

Pasalnya melibatkan jajaran dari anggota paspampres yang sangat amat membuat warga tanah air sangat heran. Dan banyak sekali orang yang bertanya-tanya tentang motif yang menyebabkan kejadian tersebut. Sampai saat ini motif dari penculikan dan penghilangan nyawa tersebut belum terlalu jelas.

Namun setelah ditemukan oleh beberapa wartawan ibu korban mengungkapkan bahwa ia masih tidak menyangka kalau putranya akan mengalami hal yang seperti ini. Selain itu ibu korban juga mengatakan sebelum dihabisi putranya sempat meminta yang senilai 50 juta rupiah.

Dan ibu korban juga sempat melihat beberapa video terkait dengan kejadiannya. Dengan sangat jelas ia mengetahui kalau anaknya sedang dalam keadaan yang tidak baik-baik saja. Hanya melalui telepon ia bisa mengetahui bagaimana perlakukan ketiga pelaku terhadap anaknya.

Inilah Sosok Pemuda Yang Kehilangan Nyawa Setelah Diculik & Dianiaya Oleh 3 Anggota TNI

Inilah-Sosok-Pemuda-Yang-Kehilangan-Nyawa-Setelah-Diculik-&-Dianiaya-Oleh-3-Anggota-TNI

Mengingat berita penganiayaan dan juga penghilangan nyawa pemuda Aceh ini sangat amat viral dan menyebar. Tentu kamu akan mencari tahu berbagai hal yang berkaitan dengan pemuda tersebut. Salah satunya mengenai profil dari sang korban yang dikabarkan berasal dari Aceh.

Jadi Imam Masykur berumur 25 tahun adalah seorang pemuda asal Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Aceh. Dimana ia merupakan salah satu pemuda yang merantau ke Tanggerang dan menjadi seorang wiraswasta.

Sebenarnya dari dua minggu sebelum penghabisan nyawa ini, ia sudah diculik bersama dengan seorang temannya. Dalam penculikan pertama tersebut, ia diminta untuk menyiapkan tebusan sebesar 13 juta. Dimana dalam penculikan pertama ini Imam Masykur tersebut berhasil untuk melakukan penebusan.

Setelah selesai dengan menebusan yang pertama, pelaku meminta tebusan lagi sebanyak 50 juta rupiah. Pada penebusan kali ini para pelaku melakukan penjemputan sang korban di tempatnya bekerja. Ia dimasukan ke dalam mobil dan beruntungnya teman korban berhasil menyelamatkan diri.

Membahas mengenai kejadian ini, banyak orang yang masih bertanya-tanya mengapa hal ini bisa terjadi. Jika kita lihat Imam adalah anak yang baik, tidak pernah terlilit dengan hutang atau lain sebagainya.

Kronologi Terjadinya Penculikan Dan Penganiayaan Terhadap Pemuda Aceh Oleh Paspampres Viral

Kronologi-Terjadinya-Penculikan-Dan-Penganiayaan-Terhadap-Pemuda-Aceh-Oleh-Paspampres-Viral

Beberapa pembahasan terkait dengan kasus yang satu ini tentunya sudah cukup untuk menjawab beberapa pertanyaan yang kamu miliki. Namun saat ini kamu masih bisa mendapatkan banyak sekali informasi terkait dengan aplikasinya. Dimana dalam informasi yang satu ini kamu akan dapatkan beberapa jenis kronologi menurut beberapa pihak.

Memang setiap kronologi yang disediakan dari dalam berita ini kamu pasti akan mendapatkan banyak sekali informasi. Seluruh informasi ini bisa kamu dapatkan dengan cara yang sangat mudah.Kalau begitu bisa langsung saja lakukaan penyimakan beberapa kronologinya. Berikut merupakan pembahasan terkait dengan kasus Paspampres Viral yang sangat menggempatkan.

Rentetan Kejadian Yang Terjadi Versi Pomdam TNI

Kronologi pertama ini adalah kronologi yang didapatkan dari Pomdam TNI. Yap Komandan Pomdam Jaya Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar mengatakan kalau awalnya ada 4 orang yang membawa korban dari Tanggerang Selatan. Dimana keempat orang ini adalah Praka HS, Praka RM, Praka J dan anggota Direktorat Topografi TNI AD.

Nah pada tanggal 12 Agustus 2023, ketiga pelaku melakukan penculikan dengan berpura-pura menjadi polisi. Alasan dari penagkapan tersebut adalah sang korban menjual beberapa obat-obatan yang terlarang. Korban dibawa dari salah satu toko tepatnya tempat ia bekerja di daerah Tanggerang Selatan.

Bahkan setelah penangkapan tersebut ketiga pelaku melakukan pemerasan terhadap korban. Dimana pemerasan ini terjadi dengan alasan penangkapan tidak akan dilanjutkan ke dalam jalur hukum apabila sang korban membayarkan 50 juta rupiah.

Lantas tiga Paspampres Viral ini menekan korban untuk meminta uang kepada keluarganya. Diduga para pelaku ini meminta uang keluarga korban melalui sambungan telepon sebesar 50 juta. Kemudian terjadilan menganiayaan agar bisa meminta uang kepada keluarga korban.

Ini Dia Kejadian Pembuangan Korban Penganiayaan Paspampres Viral Ke Waduk

Nah akibat dari penganiayaan yang dilakukan oleh Paspampres Viral ini. Korban kehilangan nyawa karena tidak kuat menahan semua penyiksaan yang dilakukan oleh pelaku. Namun yang paling miris, setelah kehilangan nyawa korban langsung dibuang ke dalam sebuah waduk. Dimana waduk tempat dibuangnya korban adalah waduk yang berada di Purwakarta, Jawa Barat.

Tepat pada tanggal 15 Agustus 2023 korban sudah ditemukan dalam keadaaan mengambang disungai Karawang. Korban ditemukan oleh warga setempat dan mereka akan segera melaporkan ke polisi. Akhirnya korban diamankan oleh polisi dan dibawa ke RSUD setempat.

Aksi yang dilakukan ini pasti terkait dengan pemerasan. Sehingga ketiga pelaku ini berpura-pura menjadi polisi yang sedang melakukan penangkapan. Karena mereka tidak ingin melaporkan kepolisi makanya mereka memilih untuk menculiknya.

Kejadian Menurut Keluarga Korban (Pemuda Aceh)

Setelah tadi kamu bisa menyimak semua pembahasan yang berkaitan dengan kronologi kejadian penghilangan nyawa versi Pomdam TNI. Kali ini kamu juga akan mengetahui beberapa kronologi kejadian menurut keluarga korban. Inilah beberapa rentetan kejadian menurut keluarga korban :

  • Menurut keterangan ibunya pada tanggal 12 Agustus 2023 tepat pada pukul 08.00 Imam menelpon sanga ibu. Tujuan menelpon ini untuk meminta uang sebanyak 50 juta rupiah dan memberitahukan kalau ia sedang disekap oleh orang yang tidak dikenal. Sekitar 10 menit kemudian ia meminta uangnya untuk dikirimkan segera. Kemudian setelah satu jam selanjutnya Fauziah melepon balik dan diangkat oleh pelaku.
  • Tanggal 19 Agustus 2023 Ibu Imam pergi ke Jakarta untuk memastikan anaknya. Namun disana ia hanya menunggu kabar dan berita terkait dengan keberadaan anaknya.
  • Di tanggal 23 Agustus 2023 ibu Imam menerima kabar kalau anaknya sudah berada di dalam rumah sakit Karawang Barat, Jawa Barat.
  • Kemudiann pada tanggal 24 Agustus 2023 dengan perwakilan keponakannya jenazah sang anak yaitu Imam Masykur diserahkan oleh pihak Polisi Militer. Penyerahan ini dilangkapi dengan berbagai surat penyerahan jenazah untuk keluarga dari pihak kepolisian.
  • Tepat paada tanggal 25 Agustus 2023 jenazah Imam Masykur sudah sampai di kediamannya. Tepatnya pada desa Mon Melayu, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh.

Beberapa Fakta-Fakta Yang Ditemukan Terkait Dengan Penghilangan Nyawa Pemuda Aceh Oleh Paspampres Viral

Beberapa-Fakta-Fakta-Yang-Ditemukan-Terkait-Dengan-Penghilangan-Nyawa-Pemuda-Aceh-Oleh-Paspampres-Viral

Semua pembahasan yang sudah kami dapatkan diatas tadi terkait dengan berita terkait dengan penghilangan nyawa pemuda Aceh oleh Paspampres Viral. Sekarang ini kamu bisa mendapatkan lebih banyak fakta yang bisa ditemukan setelah kasus ini terkuak. Dengan beberapa fakta ini kamu bisa mengetahui bagaimana kelanjutan dari kasus tersebut.

Memang kasus ini masih sangat amat menarik perhatian setiap pembaca. Pokoknya bagi kamu yang masih penasaran dan ingin tahu bagaimana kelanjutan kasusunya. Bisa langsung saja simak beberapa fakta yang ada di bawah ini.

Keluarga Korban Meminta Hukuman Setimpal Untuk Pelaku

Fakta yang pertama bisa kamu temukan setelah berita ini terkuak adalah keluarga korban meminta hukuman yang setimpal. Keluarga korban sangat mengharapkan hukuman yang setimpal bagi setiap pelaku yang terlibat dalam kasus ini.

Bahkan ia juga mengungkapkan kalau anaknya Imam Masykur tidak pernah ada urusan dengan orang lain. Pergaulan yang ia miliki juga sangat baik dan tidak ada yang macam-macam dari anaknya. Ia berharap kalau kejadian ini cukup berhenti sampai keluarganya saja, jangan sampai ada keluarga lain yang mengalaminya.

Panglima TNI Sudah Menjanjikan Hukuman Yang Berat Untuk Ketiga Pelaku

Nah selain keluarga yang berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal. Ada Panglima TNI yang juga ikut memantau kasus ini. Dimana dalam kasus ini Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memerintahkan agar ketiga pelaku mendapatkan hukuman berat.

Tidak hanya hukuman berat yang akan di dapatkan, namun ketiga pelaku yang diduga melakukan tindak penganiayaan dan penghilangan nyawa ini. Akan mendapatkan pemecatan dari anggota TNI.

Baca Artikel Lainnya :