Tujuan, Prosedur, Manfaat Vaksin HPV yang Wajib Dilakukan

Saniter.co.id – Pemerintah mengeluarkan aturan bahwa kita wajib untuk melakukan vaksin HPV mulai dari usia belasan  tahun. Manfaat vaksin HPV ini sangat banyak sehingga pemerintah akan membiayainya agar seluruh masyarakat melakukan vaksinasi HPV ini.

Vaksin kanker serviks atau vaksin HPV ini adalah salah satu program wajib yang mengusung program imunisasi nasional. Sasarannya adalah pelajar perempuan kelas 5 sampai 6 sekolah dasar masing masing mendapatkan 2 dosis.

HPV ini menyebabkan kutil kelamin, kemudian banyak jenis HPV yang bisa menyebabkan kanker seperti serviks, anal, penis, vulva, vagina dan orofaringeal. Maka WHO merekomendasikan vaksinasi HPV ini masuk dalam program imunisasi dasar.

kenali HPV

HPV juga bisa menyebar melalui kontak non seksual, tetapi memang sangat kecil kemungkinannya. Misalnya HPV tersebar di toilet umum, lalu orang dengan daya tahan tubuh yang buruk menggunakan toilet tersebut, maka bisa jadi terjadi penularan di sana.

Maka itu HPV bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, tidak juga harus melalui hubungan seksual melainkan banyak lain hal yang memengaruhinya, untuk itu banyak dilakukan pencegahan salah satunya dengan vaksinasi HPV.

Mengenal Vaksin HPV

Karena bersifat menyeluruh bagi semua orang, pria maupun wanita, maka kita harus mengenal tentang vaksin HPV ini sebelum menerimanya. Berikut tujuan, prosedur serta manfaat vaksin HPV.

Tujuan dan Manfaat Vaksin HPV

tujuan dan manfaat vaksin HPV

Vaksin HPV merupakan salah satu vaksinasi guna berupaya untuk menghentikan penyakit yang bisa menyebabkan kutil kelamin, kanker vagina, anus, kanker vulva, kanker serviks pada wanita. Sedangkan pada pria HPV dapat menyebabkan kutil penis, kanker penis serta kanker anus.

Itulah mengapa vaksinasi HPV menjangkau seluruh gender karena pria dan wanita bisa terkena dampak dari HPV. Vaksinasi ini bertujuan untuk membantu kita terhindar dari beberapa penyakit, seperti:

  • Kanker Vagina
  • Kanker Serviks
  • Kanker Vulva
  • Kutil Kelamin
  • Kanker Anus
  • Kanker Penis
  • Kanker Mulut
  • Kanker Tenggorokan

Vaksin HPV juga bisa dilakukan pada kelompok usia tertentu, yaitu:

Anak anak:

  • vaksinasi HPV bisa bekerja lebih baik apabila kita belum terpapar HPV yang disebabkan hubungan seksual yang aktif. Oleh karena itu sangat ideal apabila anak anak sudah divaksinasi HPV sejak usia 9-14 tahun dan diberikan sebanyak 2 dosis dengan jeda 6-12 bulan.

Remaja dan dewasa:

  • Vaksin HPV bisa diberikan pada remaja yang saat anak anak belum menerima vaksin HPV. Vaksin HPV bisa diberikan pada remaja mulai dari usia 15 tahun hingga 26 tahun. Orang dewasa usia 27 sampai 45 tahun juga bisa dapat vaksin HPV namun konsultasikan dulu ke dokter.

Vaksin HPV ini bisa diberikan pada orang dewasa yang telah aktif secara seksual. Namun vaksin ini bukan pengganti kondom yang bisa melindungi tubuh dari penyakit seksual lainnya. Vaksin pada orang dewasa bisa diberikan sebanyak 3 kali.

Prosedur Vaksinasi HPV

prosedur vaksin hpv

Vaksin HPV diberikan dengan memberikan injeksi melalui suntikan ke dalam otot, biasanya dilakukan pada lengan bagian atas. Selain pada lengan bagian atas, biasanya dokter akan menyuntikkannya pada paha bagian atas.

Vaksin HPV diberikan sebanyak 0,5 ml dalam sekali suntikan. Berikut beberapa langkah yang diberikan dokter saat vaksinasi HPV:

  • Membersihkan area yang akan disuntik dengan menggunakan kapas beralkohol.
  • Kulit sekitar area suntik akan dijepit
  • Menyuntikkan vaksin melalui permukaan kulit ke dalam otot
  • Memberikan kain kasa beralkohol untuk ditekan pada area yang disuntik saat suntikan dilepaskan untuk menghindari pendarahan.
  • Perlu diketahui bahwa vaksinasi HPV dapat mencegah kanker serviks, namun penerima vaksin tetap harus melakukan upaya pencegahan seperti:
  • Menghindari aktivitas seksual pada usia remaja atau di luar pernikahan
  • Mengurangi kebiasaan merokok
  • Tidak berhubungan seksual dengan orang yang berbeda beda
  • Menggunakan kondom pada saat berhubungan seksual
  • Menjalani pap smear secara rutin
  • Tidak berhubungan seksual dengan sembarang orang, apalagi dengan orang yang tidak kita ketahui riwayat aktivitas seksualnya.

Melakukan vaksinasi sangat dianjurkan karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Dengan kita melakukan vaksinasi HPV sama saja kita melakukan usaha untuk terhindar dari HPV. Jangan lupa vaksin HPV ya!

Baca Juga: