Fii Amanillah : Makna Lengkap Dan Cara Menjawab Ucapannya

Tentunya pernah dan tidak asing lagi mendengar kata-kata ‘fii amanillah‘ atau mendapatkan ucapan tersebut ketika hendak melakukan perjalanan ke suatu tempat. Mungkin juga pernah merasa heran saat seseorang mengucapkan kata-kata tersebut, sehingga penasaran dengan maknanya.

Untuk menjaga persahabatan dalam pertemanan tentu saja tidak terlepas dari ucapan doa yang saling diungkapkan antara satu dengan lainnya.

Salah satunya ketika seorang teman atau sahabat jika akan berpisah sesudah bertemu, berdoa agar perjalanan aman lancar tiada halangan suatu apapun. Doa tersebut seringkali diungkapkan dengan kalimat yang singkat yakni fii amanillah.

Ternyata, dalam Islam, ketika seseorang menerima ucapan ‘fii amanillah,’ ada tanggapan yang sepadan seperti halnya memberikan salam atau doa baik. Ketika ada sahabat atau seseorang yang mengucapkan kalimat tersebut maka sebaiknya ditanggapi dengan ungkapan doa baik pula.

Makna Ungkapan Fii Amanillah Arab Dan Artinya

Makna Ungkapan 'Fii Amanillah' Dan Tulisan Arabnya

Seperti yang telah disampaikan diatas bahwa mungkin sering mendengar ungkapan ‘hati-hati di jalan’ ketika berpamitan kepada seseorang yang hendak pergi. Namun, bagi umat Muslim, ternyata ungkapan tersebut bisa digantikan dengan ‘fii_amanillah’ dalam bahasa Arab.

Lebih dari sekadar ungkapan perpisahan, ‘fi amanillah‘ sebenarnya mengandung doa dalam Islam, sering disebut sebagai tahiyyah. Arti dari tahiyyah sendiri adalah ungkapan yang juga mengandung doa tentang kebaikan kepada seseorang yang akan bepergian.

Karena pada dasarnya secara tidak langsung ketika seseorang mengucapkan tahiyyah, sebenarnya turut mendoakan kebaikan untuk orang lain.

Untuk itu apa sebenarnya makna dari kalimat ‘fii amanillah? dan seperti apa tulisan yang benar sesuai dengan kaidah bahasa arab? Jawabannya ada di bawah ini :

فِيْ اَمَانِ الله

Pengucapannya dalam huruf Latin adalah “fii amanillah.”

Arti dari ungkapan tersebut adalah : “Semoga kamu berada dalam perlindungan Allah.”

Dengan kata lain, ungkapan tersebut diatas adalah sebuah doa yang jika dibaca untuk orang lain akan tumbuh sebuah kebaikan untuk orang lain dan dirinya sendiri.

Selain daripada itu ungkapan tersebut jika diucapkan, harapannya adalah agar Allah SWT memberikan perlindungan dan keselamatan kepada orang yang mendengarnya. Ketika orang lain mengucapkannya kepada diri ini, maka secara tidak langsung, mendoakan keselamatan untuk yang mendengarnya.

Cara Menggunakan Ungkapan ‘Fii Amanillah’ Yang Benar Sesuai Sunnah

Cara Menggunakan Ungkapan 'Fii Amanillah' Yang Benar Sesuai Sunnah

Biasanya, ungkapan ‘fii amanillah’ diucapkan ketika dua orang akan berpisah untuk melakukan perjalanan, tanpa tahu kapan mereka akan bertemu kembali.

Ungkapan ini umumnya digunakan oleh umat Islam sebelum melakukan perjalanan, baik jarak dekat maupun jauh, sebagai doa keselamatan bagi orang yang akan berangkat.

Ketika ungkapan ini disampaikan dengan tulus, yakinlah bahwa doa yang dipanjatkan akan dikabulkan oleh Allah SWT. Terlebih yang mendoakan adalah teman atau sahabat karib yang menginginkan sebuah kebaikan antar sesama.

Jika ingin mengucapkan ‘fii_amanillah’ kepada saudara, keluarga, atau teman yang akan bepergian. Lakukanlah dengan harapan agar selalu berada dalam perlindungan Allah dan sampai ke tujuan mereka dengan selamat.

Contoh Penggunaan Kata Fii Amanillah Dalam Percakapan Sehari-hari

Jika merasa bingung tentang cara mengucapkannya kepada sesama umat Islam, dalam artikel ini akan diberikan beberapa contoh terkait pengucapan fii amanillah.

Berikut ini beberapa contoh penggunaan kata “fii_amanillah” dalam percakapan sehari-hari :

  • Fii amanillah wabarakallahu fiikum, sahabatku. semoga penerbanganmu ke jakarta aman dan engkau dapat bertemu dengan keluargamu disana!
  • Assalamualaikum pak, Hadi. Fii amanillah, mohon kasih kabar ya kalau sudah sampai rumah.
  • Fii amanillah, doaku dengan tulus agar perjalananmu ke bandung hari ini aman dan selamat, tidak ada kendala di jalan. Sampai jumpa kembali rika, Insya Allah pada lain waktu akan kembali dipertemukan oleh Allah di kesempatan lainnya.
  • Semoga Allah selalu menyertai langkah kalian semua dan menjadikan kita sebagai orang yang lebih jujur, baik, dan amanah. Aku juga berdoa kepada Allah semoga selalu melindungi kita semua dari segala jenis kejahatan. Serta memberkahi langkah kita kapanpun dan dimanapun Fii amanillah!
  • Fii_amanillah, Ardi Sampai jumpa kembali ya insya Allah minggu depan. Jangan lupa kasih kabar kalau kamu sudah sampai lokasi!
  • Fii amanillah wabarakallahu fiikum, Pak bram, semoga perjalanan menuju tempat kerjamu dipermudah dan tidak ada masalah selama bekerja. Aku di sini selalu memberikan doa terbaik semoga Allah selalu mempermudah dan melancarkan dalam langkahmu. Jangan lupa berkabar jika sudah sampai jakarta pak bram.
  • Sandi sahabatku Fii_Amanillah hati-hati dalam perjalanan menuju palembang ya, aku selalu berdoa semoga kamu selamat dalam perjalanan tidak ada halangan yang menyebabkan lambat untuk sampai.
  • Fii_amanillah putriku, ibu akan selalu mendoakan untuk keselamatanmu dan semoga Allah akan memberikan kelancaran dalam perjalananmu. Semoga apa yang menjadi cita-citamu terwujud dengan baik dan sukses nak.

Cara Menjawab Ucapan “Fii Amanillah Wabarakallahu Fiikum,” Dengan Benar

Diatas telah ditulis beberapa contoh pengucapan kalimat Fii Amanillah yang baik dan benar sesuai dengan anjuran islam. Seperti pada umumnya ketika mendapat doa dari seseorang ada baiknya berikanlah kembali doa tersebut. Dengan demikian akan terwujud dua insan yang saling menaruh doa dalam kebaikan.

Tak ubahnya ketika mendengar ungkapan Fii_Amanillah dari seseorang maka sebaiknya langsung dijawab dengan doa yang baik pula.

Adapun beberapa contoh terkait cara menjawab ucapan Fii Amanillah adalah seperti dibawah ini :

Ma’assalamah

Ketika mendapatkan ungkapan Fii_Amanillah maka bisa menjawab dengan kata “ma’assalamah,”. Kalimat tersebut memiliki arti “Semoga kamu juga selalu disertai oleh keselamatan. Contohnya, “Ma’assalamah sahabatku andri, semoga perjalanan saya ke bandung dilancarkan Allah.”

Syukron

Selain kalimat ma’assalamah, bisa juga mengucapkan “syukron” sebagai jawabannya, yakni memiliki arti “terima kasih.” Apabila yang mengucapkan doa Fii amanillah untuk perempuan maka bisa ditambahkan kalimat tersebut dengan ungkapan “Syukron ya Ukhti” (terima kasih, saudariku). Seperti misalnya, “Syukron ya Ukhti fitri atas doa yang engkau ungkapkan. Insya Allah besok pagi aku kabari kalau sudah sampai tujuan.

Sedangkan kalau yang mengucapkan doa tersebut adalah laki-laki, maka bisa menjawabnya dengan “Syukron ya akhi Ardin” (terima kasih, saudaraku ardin). Lihat contoh berikut ini, Syukron ya akhi ardin atas doa yang dipanjatkan, semoga perjalananku hari ini diberikan Allah kelancaran.

Jawab Dengan Ungkapan Terima Kasih

Selain meresponsnya dengan bahasa Arab, bisa juga mengucapkan kata “Terima kasih” sebagai balasan atas ucapan “fii amanillah” dari seseorang. Tidak masalah jika menjawab dengan bahasa Indonesia, karena pesan doa tersebut tetap memiliki makna yang sama.

Dengan menerima doa keselamatan dan perlindungan saat akan melakukan perjalanan, maka ungkapan yang paling tepat untuk menjawabnya adalah dengan mengucapkan terima kasih.

Makna Mendalam Dari Fii Amanillah

Setelah memahami arti “fi amanillah” dan cara merespon atau menjawabnya, jika diapahami lebih dalam makna dari “fii amanillah” tentunya memiliki arti sangat luas.

Jadi wajar saja hingga saat ini kalimat fii_amanillah semakin tidak asing didengar pada khalayak ramai, dan sudah seperti ungkapan salam.

Untuk mengetahui makna yang mendalam terkait kalimat Fii_Amanillah dapat dilihat dibawah ini :

Fii Amanillah Membangun Kasih Sayang Sesama Umat Muslim

Ketika seorang muslim mengucapkan “fii amanillah” kepada temannya yang juga muslim, tindakan ini sebenarnya mencerminkan kasih sayang dan cinta yang mendalam. Dengan kata lain, ucapan ini adalah ungkapan cinta kepada sesama hamba Allah.

Ketika sesama muslim saling memupuk kasih sayang, maka Allah SWT pasti sangat senang dengan tindakan tersebut. Oleh karena itu, penting bagi sesama muslim untuk selalu menjalin hubungan baik dan memperkuat rasa cinta mereka satu sama lain.

Fii Amanillah Sebagai Doa Keselamatan

Ketika seorang muslim hendak meninggalkan rumah dan melakukan perjalanan, baik jaraknya dekat atau jauh, tentunya tidak tahu apa yang akan terjadi selama perjalanan tersebut. Oleh karena itu, dengan mengucapkan “fii_amanillah,” sebenarnya tanpa disadari sedang mendoakan keselamatan bagi sesama muslim.

Ketika mengatakan “fii amanillah,” itu adalah bentuk doa nyata untuk keselamatan sesama umat muslim. Apalagi jika menjawab dengan “ma’assalamah,” maka timbullah saling mendoakan keselamatan bagi si pengucap.

Tindakan ini sangat mulia karena merupakan bentuk saling mendoakan satu sama lain. Oleh karena itu, ketika mendengar ucapan ini sebelum melakukan perjalanan, insya Allah akan selalu dalam perlindungan Allah SWT.

Ketika ada seseorang yang sudah mendoakan, maka sebaiknya jawablah dengan “fii amanillah” karena merupakan bentuk balasan doa terbaik yang bisa diberikan.

Membangun Rasa Peduli Sesama Muslim

Ketika sesama muslim mendoakan kebaikan, tentunya secara tidak langsung membangun rasa peduli terhadap sesama muslim. Terlebih mengucapkan kalimat “fii amanillah” yang dapat memupuk rasa peduli terhadap sesama muslim.

Apalagi jika seseorang tersebut juga menjawab dengan benar ketika diberi ucapan “fii amanillah,”, maka tindakan tersebut akan memperkuat rasa peduli sesama muslim. Ketika berdoa satu sama lain dengan tulus, doa dari umat muslim yang taat akan kembali kepada mereka dalam bentuk kebaikan.

Allah senantiasa melindungi umat-Nya yang berdoa dengan tulus saat meminta perlindungan dan keselamatan.

Mempererat Rasa Persaudaraan

Ketika mengucapkan “fii amanillah” atau ada orang lain mengucapkannya dan kedua orang tersebut saling menjawab, itu akan mempererat rasa persaudaraan. Menjaga dan mempererat hubungan antara sesama muslim sangat dianjurkan dalam Islam.

Memelihara dan mempererat hubungan dengan sesama umat muslim dapat meningkatkan rasa taqwa kepada Allah SWT. Semakin banyak menjalin persaudaraan dengan sesama umat muslim, semakin banyak juga rezeki yang akan terima.

Ingatlah bahwa rezeki tidak selalu berarti harta, karena persahabatan dengan sesama muslim juga bisa menjadi rezeki. Siapa tahu, ada rezeki yang tak terduga datang dari teman yang selalu didoakan keselamatannya.

Mempertahankan Hubungan

Biasanya, “fii amanillah” diucapkan ketika seseorang hendak melakukan perjalanan, tanpa tahu kapan mereka akan kembali. Dengan mengucapkan kalimat ini kepada sesama umat Islam, sebenarnya mempertahankan hubungan yang baik.

Mengucapkan kalimat ini dapat menjadi doa dan sarana untuk menjaga hubungan tetap harmonis dan berjalan dengan baik. Dengan mengucapkan kata ini, meminta perlindungan dan keselamatan dari Allah SWT.

Dengan demikian, hubungan antara sahabat akan tetap kuat dan terjaga meskipun terpisah oleh jarak, karena saling mendoakan meskipun berjauhan bukan lagi masalah.

Belajar untuk Saling Mendoakan Kebaikan Untuk Semua Orang

Mengucapkan “fii amanillah” juga mengajarkan umat Islam untuk selalu berdoa untuk kebaikan semua orang. Baik mengenal orang tersebut atau tidak, “fii amanillah” seperti “assalamualaikum,” mengandung doa.

Tidak peduli kepada siapa mengucapkannya, mengucapkan kalimat ini adalah cara untuk berdoa kepada Allah atas keselamatan orang yang diucapkan “fi amanillah.”

Setelah memahami makna “fii amanillah,” setiap kali seseorang berpamitan sebelum melakukan perjalanan, baik dekat maupun jauh, jangan lupa untuk mengucapkan kata yang mengandung doa kebaikan.

Juga, ketika mendengar ucapan “fii amanillah” sebelum melakukan perjalanan, jangan lupa untuk menjawabnya dengan “ma’assalamah,” kata “syukron,” atau “terima kasih.”

Baca Juga :