Doa Sayyidul Istighfar : Lengkap Teks Arab, Latin dan Artinya

Doa Sayyidul Istighfar – Setiap manusia tidak dapat terhindar dari kesalahan dan dosa yang kerap kali mengintai dalam kehidupannya. Bahkan jika dibandingkan dengan pahala kebaikan yang didapatkan tentunya tidak dapat menyaingi dosa yang telah diperbuat.

Perbuatan dosa dan kesalahan yang dilakukan biasanya tidak terasa, misal ketika berkumpul kemudian membicarakan orang lain dan semisalnya.

Atau juga tidak melaksanakan kewajiban yang diperintah oleh Allah dan Rasulullah SAW, tentu saja hal ini akan menjadikan dosa semakin banyak.

Bahkan terkait dosa bagi para sufi ketika sejenak lupa atau tidak ingat kepada Allah ketika sedang beraktifitas itu juga termasuk perbuatan dosa.

Ampunan Allah Begitu Besar Dengan Doa Sayyidul Istighfar

Ampunan Allah Begitu Besar Dengan Doa Sayyidul Istighfar

Meskipun dosa yang dilakukan oleh manusia sangat besar bahkan semakin besar ibaratnya seperti hamparan air dilautan. Akan tetapi ampunan Allah SWT dan juga kasih sayangnya begitu besar. Sehingga seberapapun dosa yang telah dilakukan jika sudah bertaubat memohon ampunan Allah akan diampuni segala dosanya.

Jangan takut dan khawatir akan ampunan serta rahmat Allah SWT ketika telah berbuat dosa yang besar. Pada mulanya mungkin malu dengan sesama untuk bertaubat menjalankan perintah Allah SWT.

Karena sebelumnya banyak orang mengenal pribadi yang sering berbuat dosa dan maksiat, atau mungkin masih dalam lingkaran pekerjaan yang belum bisa ditinggalkan.

Jika berhenti dari pekerjaan tersebut keluarga, anak dan istri butuh makan. Dalam hal ini selalu berdoa kepada Allah untuk diberikan jalan terbaik dan pekerjaan yang layak.

Yakinlah Allah SWT maha kasih yang tidak membeda-bedakan makhluknya, dengan bertaubat dan membaca doa sayyidul istighfar segunung dosa akan dihapuskan.

Kisah Si Fulan Membunuh 100x Namun Bertaubat

Dikisahkan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadis yang ditulis pada kitab Riyadus Sholihin, pada masa itu ada seseorang pembunuh yang sudah membunuh 99 nyawa manusia.

Dalam perjalan singkatnya ia merasakan ketakutan seperti ada yang menghantui kesehariannya, lantaran dosa yang telah ia lakukan.

Bukan hanya membunuh dosa yang ia lakukan yakni meminum arak, berzina dan sebagainya, karena semakin hari dihantui rasa takut. Maka si fulan tersebut berniat untuk mengakhiri kejahatan dan kemaksiatannya dengan jalan yang dia sendiri belum tahu.

Singkat cerita si fulan tersebut mendatangi seorang pendeta yang menjadi tokoh agama desa seberang, ia menceritakan keadaan yang dilakukan oleh si fulan tersebut sehari harinya.

Dengan tujuan akan bertaubat menuju jalan yang benar dan tidak ingin mengulangi lagi apa yang selama ini dilakukan. Setelah semuanya diceritakan lalu pemuka agama tersebut menjawab dengan lantang “Kamu sudah tidak bisa diampuni lagi karena dosamu terlalu banyak”.

Mendengar jawaban dari pemuka agama tersebut kemudian si fulan yang bertanya tadi mencabut pedangnya dan memutuskan kepala pemuka agama tadi.

Alhasil bulatlah nyawa yang dibunuh menjadi 100 orang, dan ia pun pergi untuk mencari kebenaran, tidak lama kemudian ia mendatangi seorang alim.

Penyampaiannya juga sama ingin bertaubat dan dituntun menuju jalan yang baik, kemudian orang alim tersebut berkata Allah SWT maha pengampun. Jika kamu bertaubat maka sebesar apapun dosa yang telah dilakukan akan dihapus oleh Allah SWT.

Mendengar jawaban orang alim, si fulan tersebut langsung girang dan muka sangarnya menjadi putih bersih seperti tidak ada beban lagi. Kemudian si fulan tersebut menanyakan kelanjutan dirinya yang sudah bertaubat dan ingin belajar ilmu agama.

Si Fulan Tersebut Taubat Dan Ingin Belajar Ilmu Agama

Setelah si fulan tersebut taubat maka selanjutnya ia ingin belajar ilmu agama, karena masih buta dan bingung belum mengetahui ilmu agama sedikitpun.

Tidak lama kemudian orang alim tersebut memerintahkan si fulan yang sudah taubat tadi untuk menimba ilmu agama di desa sebelah. Karena banyak pemeluk islam yang juga banyak tempat-tempat untuk belajar ilmu agama.

Singkat cerita si fulan tersebut berjalan menuju kampung akan belajar ilmu agama, diperjalanan Allah SWT mencabut nyawa si fulan tersebut. Sontak kedua malaikat Malik dan Ridwan turun untuk membawa ruh si fulan tersebut.

Malaikat malik berpendapat bahwa dirinya lebih berhak membawa ruh si fulan karena banyak berbuat dosa selama masa hidupnya. Sedangkan malaikat Ridwan ia berpendapat lebih berhak membawa ruh si fulan karena meskipun dalam hidupnya banyak berbuat dosa akan tetapi ia sudah bertaubat.

Melihat hal ini Allah SWT perintahkan satu malaikat untuk turun dan mengukur jarak tempuh si fulan tersebut. Ternyata kuasa Allah menjalankan si fulan dengan langkah yang lebih jauh dan sudah mendekati kampung atau desa tersebut.

Dan pada akhirnya malaikat Ridwanlah yang berhak membawa ruh si fulan untuk dimasukkan kedalam surganya Allah SWT. Inti dari kisah tersebut sebesar apapun dosa yang diperbuat oleh seseorang tidak menjadi masalah ketika sudah diiringi dengan taubatan nasuha.

Bacaan Doa Sayyidul Istighfar Arab Latin Dan Artinya

Setelah mengetahui betapa murahnya Allah SWT yang membuka lebar ampunan kepada hambanya ketika sudah bertaubat. Dengan hal ini perlu juga diketahui bacaan doa sayyidul istighfar berikut makna yang terkandung didalamnya.

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Latin :

Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta khalaqtani wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika ma astata’tu. A’udzu bika min syarri ma shana’tu. Abu’u laka bini’matika ‘alayya wa abu’u bidzanbi faghfirli fa innahu la yaghfirudz-dzunuba illa anta.

Artinya :

“Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau, Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan Engkau, dan aku berjanji untuk melaksanakannya sebaik mungkin. Saya berlindung dengan Engkau dari kejahatan yang telah aku lakukan. Aku mengakui atas nikmat yang Engkau berikan kepadaku, dan aku mengakui atas dosa yang telah aku perbuat. Oleh karena itu, ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.”

Cara Mengamalkan Doa Sayyidul Istighfar

Doa sayyidul istighfar merupakan amalan sunnah yang dianjurkan untuk dibaca oleh umat muslim, tentu saja ada tata cara membacanya. Minimal dalam sehari semalam dibaca satu kali dan lebih bagusnya dibaca setiap selesai sholat fardhu.

Bacaan doa sayyidul istighfar bisa dijadikan sebagai wirid atau amalan setelah melaksanakan sholat fardhu, sebaiknya dibaca 11 kali. Akan tetapi jika dalam keadaan sibuk maka bisa dibaca 3 kali pada setelah selesai melaksanakan sholat fardhu.

Insya Allah dengan mengamalkan doa tersebut diampuni dosa-dosanya, dilancarkan segala urusannya jika memiliki hutang dilunasi hutang-hutangnya dan lain sebagainya.

Akan tetapi perlu diingat membaca doa sayyidul istighfar harus dengan tulus ikhlas tanpa ada paksaan atau dengan niat yang bukan kepada selain Allah SWT.

Makna Yang Terkandung Dalam Doa Sayyidul Istighfar

  • Mengakui bahwa Allah SWT sebagai tuhan yang mengatur semua urusan yang ada di dunia
  • Berikutnya yakni membaca inti dari syahadat sebagai bukti bahwa yakin terhadap apa yang disembah hanyalah Allah SWT.
  • Sebagai seorang hamba yang diciptakan oleh Allah SWT sebagai manusia yang diberikan tugas untuk mengabdi hanya kepada Allah.
  • Dalam doa tersebut ada kalimat yang menunjukkan kekuatan untuk tetap berusaha sekuat mungkin menjalankan perintah Allah SWT.
  • Terdapat juga permohonan kepada Allah yakni agar selalu diberikan perlindungan dari perbuatan jahat baik dari diri sendiri maupun kejahatan dari hal lainnya.
  • Terkandung juga pengakuan seorang hamba kepada Allah SWT karena telah memberikan banyak nikmat yang begitu besar dari sifat Rohmannya Allah SWT.
  • Selain itu dalam doa tersebut diungkapkan atas perbuatan dosanya seorang hamba kepada Allah SWT sehingga berharap ampunan dari Nya.

Keutamaan Membaca Doa Sayyidul Istighfar

Keutamaan Membaca Doa Sayyidul Istighfar

Sebuah amalan atau doa yang sering dibaca oleh Rasulullah SAW tentunya memiliki banyak keutamaan bagi seorang hamba yang mengamalkannya.

Sama halnya ketika ada seorang hamba yang mengamalkan doa sayyidul istighfar insya Allah berlimpah keutamaan yang didapatkan.

Berikut dibawah ini beberapa keutamaan membaca doa sayyidul istighfar :

Menghapus Dosa-Dosa

Sebagai manusia biasa tentu saja tidak terlepas dari banyaknya dosa yang kerap kali muncul tanpa disadari. Jika dosa tersebut sering dilakukan, tentu saja akan menumpuk dan menjadi banyak.

Dengan membaca Doa Sayyidul Istighfar sungguh-sungguh dan ikhlas dapat menghapus dosa-dosa yang diperbuat. Karena dalam doa tersebut, seorang hamba diarahkan untuk memohon ampunan kepada Allah dan mengakui dosa serta kesalahannya.

Mendekatkan Diri Kepada Allah

Salah satu jalan untuk merasakan ketenangan adalah dekat dengan Allah SWT, tentunya melakukan apa yang Allah perintahkan dan menjauhi larangannya.

Selain itu dengan merutinkan membaca doa sayyidul istighfar, insya Allah bisa merasa lebih dekat dengan Allah. Ia adalah bentuk ibadah yang memperkuat hubungan seorang hamba dengan Sang Pencipta Allah SWT.

Perlindungan Dari Dosa-Dosa Besar

Seperti yang telah disampaikan pada laman di atas bahwa sebagai manusia biasa tidak dapat terhindar dari dosa. Sehingga salah satu cara untuk mengantisipasinya adalah dengan berdoa kepada Allah meminta perlindungan dari perbuatan dosa.

Selain itu dengan membaca doa Sayyidul Istighfar juga berfungsi sebagai perlindungan dari dosa-dosa besar yang bisa menghancurkan keimanan. Dengan membaca doa tersebut, insya Allah bisa membantu untuk terhindarnya dari perbuatan dosa.

Menambah Rasa Bersyukur

Dalam doa ini, seseorang yang mengamalkannya mengakui bahwa hanya Allah yang mampu memberikan ampunan dan hidayah. Hal ini dapat meningkatkan rasa syukur terhadap nikmat-nikmat Allah.

Menjaga Kesucian Hati

Dengan merutinkan doa ini, seorang hamba dapat menjaga kesucian hati dan kebersihan jiwa. Doa ini mengajarkan untuk selalu merendahkan diri di hadapan Allah.

Menghindari Dosa Tersembunyi

Bacaan doa ini membantu seseorang untuk memikirkan perbuatan-perbuatan kecil yang sering terlupakan, namun dapat menjadi dosa tersembunyi. Dengan demikian, lebih berhati-hati dalam bertindak.

Mengingatkan Pada Kematian

Doa Sayyidul Istighfar mengingatkan seseorang bahwa kematian adalah hal yang pasti. Hal ini bisa memotivasi untuk selalu berbuat baik dan mempersiapkan diri untuk akhirat.

Menyucikan Jiwa Dan Hati

Doa ini memiliki kekuatan untuk membersihkan jiwa dan hati dari sifat-sifat buruk seperti kedengkian, hasad, dan kebencian. Membaca Doa Sayyidul Istighfar secara rutin dan dengan hati yang ikhlas adalah cara yang baik untuk mendapatkan berbagai keutamaan ini dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :